TUGAS 1 EKONOMI MONETER II

 

 

 NAMA      : NUR AZIZAH SAFIUDDIN

NIM          : B1A119050 

KELAS     : A

 

 

 

JURUSAN ILMU EKONOMI DAN STUDI PEMBANGUNAN

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS HALU OLEO

KENDARI

2021

 

 

 

 

 

1. Data PDRB atas dasar harga konstan menurut pendekatan

produksi di kabupaten Muna Barat (%).

Nomor

LAPANGAN USAHA

2020

 

 

 

1

Pertanian,kehutanan dan perikanan

38,68

2

pertambangan dan penggalian

10,05

3

industri pengplahan 

3,18

4

pengadaan listrik dan gas

0,03

5

pengadaan air, pengadaan sampah, limbah dan daur ulang

0,02

6

Konstrukssi

20,83

7

perdagangan besar dan eceran,reparasi mobil dan sepeda motor

9,84

8

transportasi dan pergudangan

1,39

9

penyediaan akomodasi dan makan minum

0,16

10

informasi dan komunikasi

1,04

1

kjasa keuangan dan asuransi

0,70

12

real estat 

1,56

13

jasa perusahaan

0,02

14

administasi pemerintahan, pertahaanan dan jaminan sosial wajib

5,24

15

jasa pendidikan

4,75

16

jasa kesehatan dan kegiatan sosial

1,15

 

 

 

17

jasa lainnya

1,35

 

 

2. Data PDRB atas dasar harga berlaku menurut pendekatan produksi 

di kabupaten Muna Barat (%).

Nomor

LAPANGAN USAHA

2020

 

 

 

1

Pertanian,kehutanan dan perikanan

38,68

2

pertambangan dan penggalian

10,05

3

industri pengplahan

3,18

4

pengadaan listrik dan gas

0,03

5

pengadaan air, pengadaan sampah, limbah dan daur ulang

0,02

6

Konstrukssi

20,83

7

perdagangan besar dan eceran,reparasi mobil dan sepeda motor

9,84

8

transportasi dan pergudangan

1,39

9

penyediaan akomodasi dan makan minum

0,16

10

informasi dan komunikasi

1,04

1

kjasa keuangan dan asuransi

0,70

12

real estat

1,56

13

jasa perusahaan

0,02

14

administasi pemerintahan, pertahaanan dan jaminan sosial wajib

5,24

15

jasa pendidikan

4,75

16

jasa kesehatan dan kegiatan sosial

1,15

17

jasa lainnya

1,35

 

3. Data PDRB menurut harga konstan menurut 

pendekatan pengeluaram (%).

NOMOR

KOMPONEN PENGELUARAN

2019

 

 

 

1

konsumsi rumah tangga

6,06

2

konsumsi LNPRT

9,85

3

konsumsi pemerintah

5,96

4

pembentukan modal total bruto

5,30

5

perubahan inventori

122,27

6

Expor

44,32

7

Inpor

33,68

 

 

4. Data PDRB menurut harga berlaku menurut 

pendekatan pengeluaran (%)

NOMOR

KOMPONEN PENGELUARAN1

2019

 

 

 

1

konsumsi rumah tangga

143,24

2

konaumai LNPRT

130,58

3

konsumsi pemerintah

145,88

4

pembentukan modal total bruto

131,40

5

perubahan inventori

139,12

6

Expor

135,46

7

Impor

140,21

 

5. Data APBN 2019.

Nomor

Rincian

Nilai APBN

 

 

 

1

Pendapatan negara

2.165,11

2

pendapatan dalam negeri

2.164,68

3

penerimaan perpajakan 

1.786,38

4

pajak dalam negeri

1.743,06

5

pajak perdagangan internasional

43,32

6

penerimaan negara bukan pajak

378,30

7

Hibah

0,44

8

Belanja negara

2.461,11

9

belanja pemerintah pusat

1.634,34

10

belanja K/L

855,45

11

belanja non/L

778,89

12

transfer kedaerah dan dana desa

826,77

13

transfer ke daerah

756,77

14

dana desa

70,00

15

Keseimbangan primer

20,11

16

Surplus/(devisi) anggaran (A/B)

296,00

17

% surplus/(devisit) anggaran THD PDB

1,84

18

Pembiayaan anggaran

296,00

19

pembiayaan utang

359,25

20

Kelebihan/(kekurangan) pembiayaan anggaran

52,09

 

6. Data APBD SULAWESI TENGGARA TAHUN 2018.

Nomor

Rincian

Nilai APBD

 

 

 

1

Pendapatan

3.785.562.578.471

2

PAD

903.949.000.785

3

Pajak daerah

688.866.498.396

4

Retribusi daerah

21.109.507.164

5

Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan

47.274.752.446

6

lain-lain PAD yang sah 

146.698.242.779

7

Dana perimbangan

2.865.113.577.686

8

Dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak

124.542.954.342

9

Dana alokasi umum

1.575.959.517.000

10

Dana alokasi khusus

1.164.611.106.344

11

Lain-lain pendapatan daerah yang sah

16.500.000.000

12

Hibah

-

13

Dana darurat

-

14

Dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemda lainnya

-

15

Dana penyesuaian dan otonomi khusus

16.500.000.000

16

Bantuan keuangan dari provinsi atau pemda lainnya 

-

17

Lain-lain

-

18

Belanja 

3.586.474.436.543

19

Belanja tidak langsung

2.273.661.535.739

20

Belanja pegawai TL

1.303.814.903.045

21

Belanja bunga

6.597.947.228

22

Belanja supsidi

-

23

Belanja hibah

628.520.417.946

24

Belanja bantuan sosial

-

25

Belanja bagi hasil KPD PROP/KAB/KOTA dan PEMDES

302.222.794.259

26

Belanja bantuan keuangan KPD PROP/KAB/KOTA dan PEMDES

32.449.028.261

27

Belanja tidak terduga

56.445.000

28

Belanja langsung

1.312.812.900.804

29

Belanja pegawai L

-

30

Belanja barang dan jasa

517.615.638.541

31

Belanja modal

795.197.262.263

32

Surplus/devisit

199.088.141.928

33

Pembiayaan 

286.106.451.257

34

Penerimaan

352.655.750.081

35

SiLPA TA sebelumnya 

352.655.750.081

36

Pencairan dana cadangan

-

37

Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan

-

38

Penerimaan pinjaman daerah dan obligasi daerah

-

39

Penerimaan kembali pemberian pinjaman

-

40

Pengeluaran

66.549.298.824

41

Pembentukan dana cadangan

-

42

Penyertaan modal (investasi) daerah

20.906.980.424

43

Pembayaran pokok utang

45.642.318.400

44

Pemberian pinjaman daerah

-

45

Pembayaran kegiatan lanjutan

-

46

Pengeluaran perhitungan pihak ketiga

-

 

 

 

 

7. Data APBD KABUPATEN MUNA BARAT TAHUN 2018.

Nomor

Rincian

Nilai APBD

 

 

 

1

Pendapatan

1.123.587.435.927

2

PAD

466.813.506.587

3

Pajak daerah

7.406.912.392

4

Retribusi daerah

2.068.177.727

5

Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan

3.407.843.426

6

lain-lain PAD yang sah 

33.930.573.042

7

Dana perimbangan

916.197.567.090

8

Dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak

16.809.056.534

9

Dana alokasi umum

656.128.250.000

10

Dana alokasi khusus

243.260.160.556

11

Lain-lain pendapatan daerah yang sah

160.576.362.220

12

Hibah

-

13

Dana darurat

-

14

Dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemda lainnya

18.903.935.921.

15

Dana penyesuaian dan otonomi khusus

101.956.550.400

16

Bantuan keuangan dari provinsi atau pemda lainnya 

0

17

Lain-lain

39.715.875.929

18

Belanja 

1.107.249.105.601

19

Belanja tidak langsung

689.291.701.001

20

Belanja pegawai TL

498.203.042.998

21

Belanja bunga

6.192.291.433

22

Belanja supsidi

7.380.836.695

23

Belanja hibah

7.117.200.000

24

Belanja bantuan sosial

-

25

Belanja bagi hasil KPD PROP/KAB/KOTA dan PEMDES

953.700.000

26

Belanja bantuan keuangan KPD PROP/KAB/KOTA dan PEMDES

169.412.833.800

27

Belanja tidak terduga

31.796.083.

28

Belanja langsung

417.957.404.592

29

Belanja pegawai L

-

30

Belanja barang dan jasa

179.985.083.899

31

Belanja modal

237.972.320.693

32

Surplus/devisit

16.338.330.326

33

Pembiayaan 

23.549.320.581

34

Penerimaan

53.817.653.909

35

SiLPA TA sebelumnya 

53.817.653.906

36

Pencairan dana cadangan

-

37

Hasil penjualan kekayaan daerah yang dipisahkan

-

38

Penerimaan pinjaman daerah dan obligasi daerah

-

39

Penerimaan kembali pemberian pinjaman

-

40

Pengeluaran

30.268.333.328

41

Pembentukan dana cadangan

-

42

Penyertaan modal (investasi) daerah

-

43

Pembayaran pokok utang

30.268.333.328

44

Pemberian pinjaman daerah

-

45

Pembayaran kegiatan lanjutan

-

46

Pengeluaran perhitungan pihak ketiga

-

 

8Data NERACA PEMBAYARAN 2019.

NOMOR

NERACA PEMBAYARAN INDONESIA

2019

 

 

 

1

Transaksi berjalan

-30.41

2

Barang

3.51

3

jasa-jasa

-7.78

4

pendapatan primer

-33.77

5

pendapatan sekunder

7.62

6

Transaksi modal

0.32

7

Transaksi finansial

36.33

8

Neraca keseluruhan

4.67

9

posisi cadangan devisa

129.18

10

Transaksi berjalan (% PDB)

-2.72

 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lembaga keuangan

PERANAN UANG

KONSEP NILAI TUKAR